Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Amirudin: Pemkab Banggai Akan Bangun Waduk Tahun 2027 Mangatasi Krisis Air Bersih Di Luwuk

48
×

Amirudin: Pemkab Banggai Akan Bangun Waduk Tahun 2027 Mangatasi Krisis Air Bersih Di Luwuk

Share this article

Banggai Three Fakta News-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, rencananya akan membangun waduk untuk mengatasi masalah krisis air bersih dan air untuk irigasi pertanian pada tahun 2027 mendatang, yang mendapat respons positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai.

Hal itu disampaikan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka saat menggelar rapat Forum Perangkat Daerah, penyusunan rancangan RKPD tahun 2027, yang diselenggarakan Bappeda Banggai, di Kantor Bappeda Banggai, Rabu (11/3/2026).

Example 300x600

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), ditemukan bahwa kurangnya debit air akibat kemarau menjadi salah satu penyebab kelangkaan air saat ini. Ia tidak ingin masalah air tersebut berlarut-larut yang menjadi keluhan masyarakat setiap tahun, maka membangun waduk menjadi isu prioritas di tahun 2027.

“Saya mohon, dengan persetujuan teman-teman di DPRD, tahun 2027 dibuat anggaran yang lebih besar untuk mengatasi masalah air,” pesan Bupati.

Rencana tersebut mendapat respons positif dari anggota DPRD Banggai sebagai Ketua Komisi II Irwanto Kulap, yang menilai, pembangunan waduk adalah langkah konstruktif dalam mengatasi krisis air di masa depan.

“Insyaallah, program tersebut bisa kita sepakati di dalam perencanaan pembangunan tahun 2027,” kata Irwanto.

Sementara Ketua Komisi III anggota DPRD Suprapto meminta PDAM dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat perencanaan yang komprehensif terkait penanganan masalah sumber daya air.

“Isu ini sudah disampaikan oleh Bupati Banggai, yang akan menentukan kebijakan bagaimana mengelola air ini dengan sebaik-baiknya yaitu dengan membangun waduk atau penampungan-penampungan air untuk mengantisipasi terjadinya penurunan debit air,” ujar Suprapto saat penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Banggai.

Ia juga meminta PDAM, agar segera memperbaiki manajemen distribusi air. Menurutnya distribusi air yang tidak merata kerap dikeluhkan masyarakat.

“Masih banyak praktik-praktik yang memprioritaskan pihak-pihak tertentu yang kemudian ini menambah gaduhnya pelayanan air di masyarakat,” tandas Suprapto.

Forum tersebut digelar selama dua hari. Adapun agenda di hari kedua pada Kamis, 12 Maret 2026, yaitu desk forum perangkat daerah, di mana setiap perangkat daerah berdiskusi dengan pemerintah kecamatan guna membahas usulan prioritas hasil musrenbang dan hasil reses DPRD. Hasil desk tersebut akan dibawa pada musrenbang tingkat kabupaten.

Tujuan Forum Perangkat Daerah yang selenggarakan oleh Bappeda Banggai tersebut, untuk mempertajam prioritas pembangunan daerah yg telah dirumuskan dalam rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah atau RKPD 2027. Selain itu untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan hasil musrenbang.

Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, ketersediaan air bersih maupun air irigasi selalu menjadi keluhan masyarakat di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai yang disampaikan dalam musrenbang.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H. Furqanuddin Masulili, Ketua DPRD Banggai Saripudin Tjatjo, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banggai Moh. Ramli Tongko, dan para pimpinan perangkat daerah.

(Sumber Tim Liputan Dinas DKISP Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!