Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Pemkab Banggai Peringati Harkitnas, Refleksikan Berdirinya Organisasi Boedi Oetomo

88
×

Pemkab Banggai Peringati Harkitnas, Refleksikan Berdirinya Organisasi Boedi Oetomo

Sebarkan artikel ini

Banggai Three Fakta News-Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H. Furganuddin Masulili bertindak sebagai inspektur upacara (irup), peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun, di halaman kantor Bupati Banggai, Bukit Halimun, Luwuk Selatan, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Banggai membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid menyampaikan, Harkitnas yang diperingati setiap 20 Mei menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peristiwa monumental berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 lalu. Menurutnya, saat ini tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Example 300x600

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” kata Wabup.

Ia menuturkan, tema peringatan Harkitnas tahun 2026 tersebut “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” yang sejalan dengan filosofi identitas dan merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. 

“Selain itu juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” ujarnya.

Visi kemandirian tersebut kata dia, diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat, diantaranya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah masif dilaksanakan di sekolah-sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, layanan Cek Kesehatan Gratis, serta pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Untuk melindungi generasi muda di ruang digital, pemerintah telah menerapkan secara penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) pada awal 2026,” terangnya.

Artinya sambung Wabup, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial (medsos) dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Olehnya, melalui kebijakan tersebut dipastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Pada kesempatan itu, Wabup mengajak semua elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. 

“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua, bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” tandas Wabub mengakhiri amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI.

Usai menggelar upacara bendera, Pemerintah Kabupaten (Banggai) juga menggelar upacara ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Tanjung Tuwis, Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.*/PAR

(Sumber Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!