Touna Three Fakta News-Seorang perempuan Rindi Antika yang merupakan karyawan tewas, usai ditikam dengan senjata tajam (sajam) jenis badik dengan cara membabi buta oleh rekan kerjanya sendiri inisial NYT, yang bertugas sebagai petugas keamanan (sekuriti), di Pakang Beach di Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sabtu (7/3/2026).
Kasi Humas Polres Touna, Iptu Martono mengatakan, awal insiden tersebut dipicu perselisihan saat apel pagi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat itu pelaku memimpin apel pergantian sif pagi. Pelaku merasa geram karena korban dianggap tidak serius dan terus bermain ponsel saat instruksi diberikan.
“Pelaku menegur korban karena sering bermain Handpone (HP) dan tidak serius saat apel,” kata Martono.
Ia menjelaskan, elaku tersulut emosi ketika korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin. Saat itu, korban yang sudah berada di atas sepeda motornya sempat membantah teguran pelaku hingga terjadi adu mulut.
“Kerena sudah emosi, pelaku kemudian mencabut sajam jenis badik dari pinggang kirinya dan langsung menikam korban secara berulang kali ke arah perut hingga jatuh,” terangnya.
Akibat serangan tersebut kata dia, korban menderita sedikitnya delapan luka tusukan di sekujur tubuh. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa Rindi Antika tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Usai melancarkan aksinya lanjutnya, pelaku sempat melarikan diri untuk bersembunyi. Namun, pelariannya tak berlangsung lama, pihak kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku dalam waktu singkat.
“Pada jam 09.58 Wita, pelaku berhasil ditangkap Polisi saat bersembunyi di rumah keluargannya tanpa perlawanan, di Desa Kajulangko,” ujarnya.
Martono menyebut, kini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Touna, untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
















