Parimo Three Fakta Nes-Dalam rangka memperingati Hari Bumi dan menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), aparat Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Parigi Moutong (Parimo), melakukan penanaman pohon keras untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana, di Desa Boyantongo dan Desa Olaya, Kabupaten Parimo, Kamis (23/4/2026).
Sebanyak 100 bibit pohon keras jenis nantu dan kemiri ditanam menjadi bagian dari langkah konkret dalam meminimalisir dampak perubahan iklim yang kian menjadi isu global sekaligus ancaman nyata bagi wilayah pesisir.
Usai kegiatan itu, Kasat Polairud Polres Parimo IPTU Gigih Winanda menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam.
“Penanaman pohon ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” kata Gigih.
Selain mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan pesisir kata dia, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana serta pengendalian dampak perubahan iklim. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon-pohon ini. Lingkungan yang terjaga adalah benteng utama kita dalam menghadapi ancaman bencana,” pesannya.
Ia menyebut, dengan semangat Hari Bumi dan kesiapsiagaan bencana, Polairud Parimo berkomitmen untuk terus hadir tidak hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam proses penanaman. Selain mempererat sinergi antarinstansi, aksi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan.*/PAR





