Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

P2KB Sulteng Rakor dan Sinkronisasi Program Bangga Kencana Di Banggai

14
×

P2KB Sulteng Rakor dan Sinkronisasi Program Bangga Kencana Di Banggai

Share this article

Banggai Three Fakta News-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Singkronisasi program bangga kencana Dinas P2KB Sulteng dengan Dinas P2KB Kab/Kota se-Sulteng, di ruang eapat umum Kantor Bupati Banggai, Senin (20/4/2026)

Program bangga kencana tersebut, merupakan program unggulan BKKBN yang bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas, sehat, dan sejahtera. Adapun BERANI Depak Stunting adalah inovasi Dinas P2KB Sulteng untuk mempercepat penurunan stunting melalui data  real-time, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga kolaborasi terpadu.

Example 300x600

Rakor tersebut upaya untuk menurunkan angka prevelensi stunting yang cukup tinggi di Sulteng, untuk itu Pemprov Sulteng menargetkan tahun ini angka prevenlensi stunting mencapai 19 persen. Olehnya itu pada Rakor tersebut menghadirkan Kepala Dinas P2KB se-Kabupaten/Kota se-Sulteng.

Dalam rangka mewujudkan program Bangga Kencana P2KB Sulteng, perlu melalukan langkah transformasi digital dengan menghadirkan BERANI Deteksi Akar Penyebab Stunting (Depak Stanting) yang di harapkan dapat menjadi acuan data oleh pihak-pihak terkait pada kerja-kerja penurunan stunting di Sulteng.

Tujuan Rakor tersebut juga menyinngkronkan program bangga kencana tahun 2026 dan rencana program tahun 2027. Adapun narasumber, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banggai, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Kepala Bappeda Sulteng, dan Dekan Fakultas Kesahatan Masyarakat Universitas Tadulako.

Sekretaris Dinas P2KB Provinsi Sulteng, Budi Lamaka, S.K.M., M.Kes mengucapkan, apresiasi dan terimakasih kepada Bupati Banggai yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut dengan baik sehingga kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik.

Sementara Sekkab Banggai Ir. Moh. Ramli Tongko menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyampaikan, ia berpesan bahwa penurunan stunting adalah program prioritas daerah. Penurunan angka stunting memerlukan kerja keras lintas sektor, stunting tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Prevelensi penurunan angka stunting di Sulteng menunjukkan tren yang positif, data tahun 2024 mencatat angka 26,1 persen turun dari periode sebelumnya meskipun masih memerlukan kerja keras berbagai pihak,” kata Sekkab.

Pada kesempatan itu, Sekkab mengingatkan, bahwa pada evaluasi kerja cacatan penurunan stunting 2025 Sulteng juga memperoleh pengakuan nasional atas keberhasilan menurunkan angka stunting secara signifikan termasuk melalui dukungan insentif fiskal dari pemerintah pusat. 

“Ini merupakan wujud nyata hasil dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tenaga kesehatan, kader KB, serta pemangku kepentingan telah berada pada jalur yang benar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa upaya penurunan stunting harus berjalan beriringan dengan penguatan pembangunan sosial termasuk upaya pengentasan kemiskinan. 

“Saya berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terwujud integrasi program lintas sektor berbasis data, dan optimalisasi transformasi digital dalam pelayanan keluarga berencana,” tandas Sekkab mengakhiri sambutan tertulis Gubernur Sulteng.*/PAR

(Sumber Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!