Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Bupati Amirudin Sambut Kedatangan Mendes PDT RI Kunker Di Kabupaten Banggai

42
×

Bupati Amirudin Sambut Kedatangan Mendes PDT RI Kunker Di Kabupaten Banggai

Share this article

Banggai Three Fakta News-Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P., menyambut langsung kedatangan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, H. Yandri Susanto, S. Pt., M.Pd., bersama rombongan lainnya, di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, dalam rangka melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Banggai, Minggu (12/4/2026).

Penyambutan tersebut penuh dengan antusiasme, mengingat kunjungan Mendes PDT merupakan agenda perdana ke Kabupaten Banggai. Dalam penyambutan tersebut, Bupati Banggai didampingi oleh Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Bupati Banggai Laut (Balut), Sekretaris Kabupaten Banggai, Kapolres Banggai, Kejari Banggai, serta Unsur Forkopimda.

Example 300x600

Kunjungan tersebut, merupakan bagian dari agenda dalam rangka peninjauan monitoring Koperasi Desa Merah Putih. Selanjutnya Mendes PDT bersama Bupati Banggilai dan rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan.

Monitoring Koperasi Desa Merah Putih tersebut, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai untuk memastikan pengelolaan koperasi berjalan efektif, transparan, dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai menyampaikan, dari 337 koperasi, seluruhnya telah memiliki akta notaris pendirian, sedangkan 87 koperasi sedang dalam proses pembangunan. Saat ini sebanyak 85 desa dan 2 kelurahan telah beroperasi. Menurutnya, bangunan koperasi yang telah selesai dibangun baru mencapai 3 desa, yaitu Desa Bubung, Desa Demangan Jaya, dan Desa Bukit Makarti.

“Kami berharap kepada Menteri agar tidak hanya bangunan koperasi yang berdiri megah, tetapi juga diberikan bantuan untuk segera mengoperasionalkannya,” kata Bupati. 

Dengan demikian kata dia, toko serba ada, klinik, serta layanan bahan lainnya dapat segera berjalan. Keberadaan koperasi tersebut benar-benar akan membantu masyarakat Kabupaten Banggai, khususnya warga di Desa Bubung.

Pada kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi, untuk terus meningkatkan integritas, inovasi, serta semangat kebersamaan dalam pengelolaan koperasi. Dengan demikian, koperasi yang telah dibangun tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Nanti kita juga akan mengisi koperasi dengan barang-barang bersubsidi yang dapat diperoleh di sini, seperti gas melon, pupuk, dan beras bersubsidi, sehingga dapat dikelola oleh koperasi,” terang Bupati.

Sementara Mendes PDT RI menyampaikan, beberapa program Presiden RI Prabowo Subianto tampak kurang tepat bagi sebagian masyarakat yang belum memahaminya. Padahal, jika dipahami lebih dalam, misalnya Koperasi Merah Putih, dana desa tidak dipotong melainkan tata kelolanya diubah, termasuk pola pemanfaatannya. 

“Desa Bubung yang dulunya tidak memiliki bangunan seperti ini, menggunakan Dana Desa (DD) yang dialokasikan untuk pembangunan koperasi. Kemudian nantinya akan menerima satu mobil truk, satu mobil pick-up, serta dua motor roda tiga,” ujar Mendes PDT.

Ia menuturkan, Koperasi Desa (Kopdes) nantinya juga berfungsi untuk simpan pinjam dengan bunga rendah bagi warga yang ingin meminjam, sehingga modal usaha dapat diperoleh tanpa bunga yang tinggi. Selain itu, Kopdes akan menyalurkan pupuk dari PT Pupuk Indonesia, gas elpiji dari Pertamina, sembako, pembayaran listrik, serta bantuan sosial dengan harga terjangkau.

“Koperasi Desa Merah Putih menjadi alat pemerataan ekonomi sesuai Asta Cita keenam Presiden Prabowo. Pendapatan kopdes minimal 20 persen masuk ke pendapatan asli desa, sementara 80 persen sisanya kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaska, program Presiden RI yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya menyediakan makanan di sekolah, melainkan membangun rantai ekonomi melalui desa tematik swasembada pangan seperti desa ayam petelur, desa padi, desa ikan, desa jagung, dan desa buah.

“Saya mohon kepada tiga Bupati Banggai Bersaudara agar dibuatkan desa-desa tematik dan dipetakan. Sehingga pemasok bahan baku MBG berasal dari desa tersebut, dengan pemasarannya melalui kopdes atau BUMDes sebagai wujud pemerataan ekonomi,” tandas Mendes PDT RI.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dari beberapa Kepala Desa dan Pengurus Koperasi Desa yang dipimpin langsung oleh Mendes PDT. Kunker tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengembangan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat tercapainya swasembada ekonomi di tingkat desa melalui program-program unggulan seperti Koperasi Desa Merah Putih.*/PAR

(Sumber Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!