Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

BI Sulteng Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Di Banggai

77
×

BI Sulteng Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Di Banggai

Share this article

Banggai Three Fakta News-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Berbasis Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam memperkuat ekosistem industri halal, di salah satu hotel di Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, Selasa (5/5/2026).

Pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banggai Ir. Moh. Ramli Tongko tersebut, di ikuti sebanyak 36 peserta yang berasal dari tujuh kabupaten yang ada di Sulteng.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Sekkab Banggai menyampaikan, sangat mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang dinilai turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor penyediaan pangan halal. Menurutnya, keberadaan juru sembelih halal yang kompeten dan tersertifikasi sangat penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk yang tidak hanya halal, tetapi juga aman dan higienis untuk dikonsumsi.

“Kegiatan ini sangat strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga mampu menjadi tenaga profesional di bidangnya masing-masing,” ujar Sekkab.

Dalam pemaparannya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Miftachul Choiri mengatakan, bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, khususnya dalam memperkuat rantai nilai halal di daerah.

Ia menuturkan, permintaan terhadap produk halal terus meningkat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global. Olehnya itu, diperlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi agar mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan.

“Bank Indonesia tidak hanya berfokus pada sektor moneter, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah. Pelatihan ini secara gratis tanpa dipungut biaya hingga peserta mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” terang Miftachul.

Ia berharap, melalui pelatihan tersebut akan lahir juru sembelih halal yang profesional, memiliki pemahaman syariat yang baik, serta mampu menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses penyembelihan.

“Saya juga berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bank Indonesia dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis syariah, sekaligus memperkuat posisi Sultenf sebagai salah satu daerah yang siap mendukung pengembangan industri halal di Indonesia,” tandas Miftachul.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari teori dasar penyembelihan halal sesuai syariat Islam, teknik penyembelihan yang baik dan benar, hingga praktik langsung di lapangan. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang penanganan daging pasca sembelih agar tetap higienis dan layak konsumsi.

Kegiatan tersebut, juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan standar yang seragam bagi para juru sembelih halal di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, sehingga kualitas produk daging yang dihasilkan dapat terjamin kehalalannya.

Para peserta menyambut baik pelatihan tersebut, terlebih karena seluruh proses, mulai dari pelatihan hingga sertifikasi, difasilitasi secara gratis. Mereka mengaku pelatihan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas di sektor halal.*/PAR

Sumber : Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!