Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Akibat Emosi Kakak Bacok Adik Kandungnya Dengan Sebilah Parang

174
×

Akibat Emosi Kakak Bacok Adik Kandungnya Dengan Sebilah Parang

Sebarkan artikel ini

Parimo Three Fakta News-Seorang pria inisial AR (22), diduga nekat membacok adik kandungnya sendiri, JE (26), dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang hingga korban mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit, di Dusun IV, Desa Malino, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (25/5/2026) malam.

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita di halaman rumah keluarga mereka. Peristiwa itu bermula saat korban datang ke rumah untuk meminjam sepeda motor milik kakak perempuan mereka, Sarija, namun kendaraan yang hendak dipinjam tidak berada di tempat.

Example 300x600

Korban kemudian keluar rumah sambil mengeluarkan kata-kata kasar yang didengar pelaku dari dalam rumah. Emosi yang memuncak membuat pelaku mengambil sajam jenis parang lalu mengejar korban hingga terjatuh di halaman rumah. Pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah tubuh korban beberapa kali.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian rusuk kiri, tulang kering kaki kiri, hingga punggung kaki yang menyebabkan pendarahan hebat. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Ongka sekitar pukul 20.05 Wita untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah diperiksa oleh dokter jaga, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tombolotutu Tinombo sekitar pukul 21.00 Wita karena kondisi luka yang cukup parah dan membutuhkan penanganan intensif.

Mendengar informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Ongka bersama personel Polsek Bolano Lambunu berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang di rumah pelaku tanpa perlawanan.

Kapolsek Bolano Lambunu, Iptu Nyoman Jayus Mulyawan mengatakan, bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya konflik lanjutan antar keluarga.

“Polisi langsung mendatangi lokasi, mengamankan pelaku beserta barang bukti, serta melakukan langkah-langkah kepolisian guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Kapolsek mengimbau kepada seluruh keluarga korban maupun masyarakat agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

“Jangan terpancing emosi ataupun melakukan tindakan balasan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan proses hukum kepada kepolisian agar kasus tersebut dapat ditangani secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya

Menurutnya, hingga kini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif lengkap kejadian serta memantau kondisi korban yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!