Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

BGN Buka Dashboard MBG untuk Publik, Transparansi Program Gizi Masuk Babak Baru

130
×

BGN Buka Dashboard MBG untuk Publik, Transparansi Program Gizi Masuk Babak Baru

Sebarkan artikel ini

Jakarta Three Fakta News-Upaya memperkuat akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan masyarakat akan segera memperoleh akses terhadap dashboard evaluasi layanan MBG yang selama ini digunakan untuk kebutuhan internal.

Dilansir dari ANTARA, dashboard tersebut dijadwalkan dapat diakses publik pada Juni 2026. Masyarakat nantinya dapat melihat berbagai indikator pelayanan, mulai dari ketepatan distribusi hingga kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

Example 300x600

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan keterbukaan data ini dirancang untuk memperkuat pengawasan sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan di lapangan.

“Saat ini dashboard masih dicek oleh internal. Insyaallah dua minggu ke depan masyarakat bisa melihat persentase keterlambatan pengantaran makanan dan persentase aroma baik atau busuk yang dilaporkan di aplikasi,” ujarnya.

Data dalam dashboard bersumber dari aplikasi Reviu MBG yang digunakan guru, ustaz, dan kepala posyandu sebagai penanggung jawab pemantauan program.

Penilaian dilakukan terhadap empat indikator utama, yakni ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, dan variasi menu harian.

Menurut Sony, variasi menu tidak sekadar persoalan selera, tetapi juga menjadi ukuran kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap SPPG.

“Kalau menu berulang dengan bahan utama yang sama, itu menjadi bahan evaluasi karena menunjukkan variasi yang kurang,” kata dia.

Selanjutnya, seluruh hasil penilaian akan dikonversi menjadi indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) masing-masing SPPG. Mekanisme ini memungkinkan evaluasi dilakukan secara lebih terukur dan berbasis data lapangan.

Bagi publik, keterbukaan dashboard menjadi instrumen penting untuk memastikan program yang dibiayai negara berjalan sesuai tujuan. Di sisi lain, bagi penyelenggara layanan, transparansi menjadi dorongan untuk terus menjaga mutu dan konsistensi pelayanan.*/Petu.

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!