Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Akibat Banjir Jalur Trans Sulawesi Di Torue Lumpuh Total

105
×

Akibat Banjir Jalur Trans Sulawesi Di Torue Lumpuh Total

Sebarkan artikel ini

Parimo Three Fakta News-Akibat intenitas hujan yang cukup deras deras yang mengguyur wilayah pegunungan dan pemukiman di Kecamatan Torue, hingga memicu banjir yang merendam Jalan Trans Sulawesi di Dusun VIII Penebel, Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5/2026).

Akibat luapan air setinggi kurang lebih 50 sentimeter tersebut, arus lalu lintas pada jalur utama penghubung Palu–Poso sempat lumpuh total. Banjir terjadi setelah debit air sungai meningkat drastis. Kondisinya banyaknya ranting dan material kayu yang hanyut terbawa arus lalu menyumbat saluran air di sekitar lokasi kejadian, sehingga air meluap hingga menggenangi badan jalan.

Example 300x600

Derasnya arus air membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan, mengingat lokasi tersebut merupakan akses vital transportasi  Jalan Trans Sulawesi yang berada di perbatasan Kecamatan Torue dan Kecamatan Balinggi.

Merespon kejadian tersebut, aparat Polsek Torue bersama personel Polsek Sausu bergerak cepat turun ke lokasi guna melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara, khususnya kendaraan besar roda enam, agar tidak memaksakan diri melintas demi menghindari risiko kecelakaan.

Kapolsek Torue, IPTU Ramlin, mengatakan, pihaknya langsung melakukan langkah cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kemacetan total di lokasi banjir. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan situasi. 

“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat serta memastikan arus lalu lintas dapat kembali normal secepat mungkin,” kata Kapolsek.

Ia menuturkan, sekitar pukul 17.50 WITA, kendaraan roda dua dan roda empat mulai dapat melintas secara bergantian menggunakan satu jalur. Selanjutnya pada pukul 18.20 WITA, debit air berangsur surut dan kondisi lalu lintas kembali normal.

“Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil, agar berhati-hati di kawasan tersebut karena merupakan titik rawan banjir yang kerap terdampak ketika curah huan tinggi melanda wilayah pegunungan,” tandas Kapolsek.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!