Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

TPID Banggai Bersama Satgas Saber Pangan Rakor Jaga Inflasi Jelang Imlek Dan Ramadan

126
×

TPID Banggai Bersama Satgas Saber Pangan Rakor Jaga Inflasi Jelang Imlek Dan Ramadan

Share this article
Oplus_16908288

Banggai Three Fakta News-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten Banggai, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM), di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Jaga Stabilitas Inflasi Jelang Ramadan dan Tahun Baru Imlek” tersebut, tujuannya untuk memperkuat langkah-langkah strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga pangan dan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga daya beli tetap terjaga di tengah peningkatan permintaan.

Example 300x600

Diketahui, inflasi di Kabupaten Banggai pada Januari 2026 relatif mengalami kenaikan, dari 4,9 persen (year on year) di Desember menjadi 5,92 persen. Untuk Provinsi Sulawesi Tengah (Sultemg), posisi tersebut menempatkan Banggai di urutan kedua tertinggi, di bawah Tolitoli yang melebihi 6 persen. Kondisi tersebut mengkhawatirkan, terutama karena memasuki bulan Februari yang bertepatan dengan hari-hari besar keagamaan. 

Dalam sambutannya, Bupati Banggai, diwakili Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Ir. Moh. Ramli Tongko menyampaikan, inflasi month to month atau bulanan di Kabupaten Banggai relatif stabil di level 0,07 persen. 

“Untuk inflasi year on year masih didominasi oleh kelompok makanan dan minuman, dengan beras sebagai penyumbang utama,” kata Sekkab.

Menurutnya, faktor kedua adalah perawatan pribadi, seperti kenaikan harga emas di pasaran yang terus berlanjut, sehingga turut mendorong inflasi secara keseluruhan.

Ia menjelaskan, TPID dan Satgas Saber sebelumnya telah melakukan inspeksi ke pasar, di mana ditemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga meskipun masih relatif terkendali. Ketersediaan stok bawang, cabai, dan tomat saat ini cukup hingga 2 bulan ke depan. Pemantauan dilakukan setiap hari atau bulanan untuk memantau perkembangannya. 

“Jika terjadi kelangkaan di pasar, Pemkab Banggai siap mengambil langkah seperti menyubsidi transportasi dari daerah produsen komoditas terkait, sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Terkait Tim Satgas Saber Pengendalian Harga Pasar kata Sekkab, kini telah terbentuk dan dipimpin langsung oleh Satreskrim Polres Banggai. Tim tersebut berwenang mengambil tindakan cepat terhadap pedagang atau distributor yang sengaja melanggar aturan dengan menaikkan harga di pasar. 

“Kehadiran Satreskrim Polres Banggai dan Satgas Saber, diharapkan dapat menjaga stabilitas inflasi secara efektif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sekkab mengatakan, Pemerintah pusat juga menginstruksikan daerah untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah menjelang bulan puasa dan Lebaran. Kabupaten Banggai akan menyiapkan pasar murah, dengan harapan kontribusi dari seluruh pihak. Kegiatan ini telah terjadwal sebanyak 10 kali, dimulai Minggu depan pada 14 Februari hingga tiga hari sebelum Lebaran (H-3).

“Mudah-mudahan semua kebutuhan ini tersedia setidaknya selama dua bulan ke depan,” tambahnya.

Ia menyebut, pasokan pangan di Kabupaten Banggai dinilai aman, sementara kebutuhan listrik dan air bagi masyarakat juga dipastikan tercukupi dengan baik. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah keresahan masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.*/PAR

Sumber Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!