Palu Three Fakta News-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr Endi Sutendi, memimpin Gelar Operasional Polda Sulteng tahun 2026, di aula Rupatama Mapolda Sulteng, Rabu (15/4/2026).
Tujuan Gelar Operasional tersebut, untuk meningkatkan kinerja Polri, khususnya jajaran Polda Sulteng, dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Sulteng.
Dalam arahannya, Kapolda Sulteng menekankan, pentingnya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan. Ia berharap kegiatan tersebut, dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kinerja seluruh personel di jajaran Polda Sulteng.
“Melalui gelar operasional ini, saya berharap seluruh jajaran dapat meningkatkan kualitas kinerja sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran Polri,” kata Kapolda.
Menurutnya, hal tersebut juga akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat utama, Kasatwil, dan Kasatfung yang telah bekerja dengan baik dalam menjaga situasi kamtibmas serta mengelola berbagai isu yang berkembang di wilayah masing-masing.
“Berkat kerja keras seluruh jajaran, situasi kamtibmas di wilayah Sulteng hingga saat ini tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif,” ujarnya.
Namun demikian kata dia, keprihatinannya atas masih adanya personel yang melakukan pelanggaran berat hingga harus dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Olehnya, kepada seluruh Kapolres jajaran agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anggota di masing-masing satuan.
Langkah tersebut lanjutnya, dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personel tidak hanya berdampak secara individu, tetapi juga berdampak pada keluarga dan citra institusi.
“Maka, peran pimpinan sangat dibutuhkan dalam melakukan pengawasan melekat serta pembinaan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Kapolda mengingatkan jajarannya, agar penegakan disiplin harus tetap dilakukan secara tegas dan profesional, meskipun di sisi lain terdapat dampak sosial yang ditimbulkan.
“Saya berharap penindakan disiplin kepada personel yang melakukan pelanggaran tetap harus ditegakkan sebaik-baiknya, agar hal itu tidak terjadi lagi di Polda Sulteng,” tandas Kapolda.*/PAR
















