Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI POLRI

Kapolda Sulteng Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Polri

22
×

Kapolda Sulteng Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Polri

Share this article

Palu Three Fakta News-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, memimpin penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026, di aula Torabelo Polresta Palu, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut, menjadi penanda komitmen kuat institusi dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng mengatakan, bahwa pelaksanaan penerimaan anggota Polri mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2016 yang menitikberatkan pada prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Prinsip tersebut diharapkan mampu melahirkan calon anggota Polri yang profesional, berkualitas, serta berakhlak baik.

“Rekrutmen ini merupakan bagian penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul, modern, dan bermoral dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Kapolda.

Ia menjelaskan, bahwa proses pendaftaran telah berlangsung mulai tanggal 9-30 Maret 2026, dengan jumlah pendaftar terverifikasi mencapai 1.151 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 1.004 pria dan 147 wanita, dengan rincian 92 peserta Taruna Akpol, 1.030 peserta Bintara, dan 29 peserta Tamtama.

Menurutnya, seluruh peserta selanjutnya akan menjalani serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, uji akademik, hingga penelusuran mental kepribadian. Tahapan tersebut, dirancang untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang dapat bergabung sebagai anggota Polri.

Kapolda menegaskan, bahwa pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara institusional maupun spiritual. Olehnya pakta integritas memuat sanksi tegas bagi setiap pelanggaran, mulai dari sanksi moral, administratif, hingga pidana.

Pada kesempatan itu, Kapolda menekankan khusus kepada seluruh pihak yang terlibat, agar mengikuti proses seleksi dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri tanpa praktik percaloan atau sponsorship.

Ia juga meminta, agar memberikan dukungan penuh dan tidak tergoda mencari jalan pintas. Maka kepada seluruh panitia dan pengawas, agar menjaga integritas dan tidak melakukan penyimpangan dalam bentuk apa pun.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai prinsip yang telah kita sepakati bersama,” pesan Kapolda.

Kapolda berharap, agar seluruh rangkaian penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026 di jajaran Polda Sulteng dapat berjalan lancar, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menghasilkan anggota Polri yang profesional, mahir, dan berintegritas tinggi.

Sementara, Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya proses rekrutmen, agar tetap berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!