Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Sosial Budaya

Suku Andio Gelar Ritual Adat Mongkaan Pae Bu’o Rangkaian Festival Lipu Celebes

106
×

Suku Andio Gelar Ritual Adat Mongkaan Pae Bu’o Rangkaian Festival Lipu Celebes

Share this article
Oplus_16908288

Banggai Three Fakta News-Masyarakat agraris suku andio yang berada di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, menggelar ritual adat festival Mongkaan Pae Bu’o, yang merupakan salah satu ungkapan syukur atas hasil panen padi yang melimpah di daerah tersebut.

Festival Mongkaan Pae Bu’o tersebut, menjadi rangkaian dari 2nd International Festival Lipu Celebes 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Banggai.

Example 300x600

Diketahui festival budaya Lipu Celebes 2025 diikuti oleh delegasi dari empat negara yaitu, Estonia, Filipina, Meksiko, dan Korea Selatan, serta empat kabupaten tetangga Morowali, Buol, Toli-Toli, dan Tojo Una-Una (Touna).

Dalam melaksanakan ritual mongkaan pae bu’o, setiap keluarga membawa beras atau padi yang baru dipanen untuk dimasak bersama. Sebelum disantap, pemangku adat melaksanakan ritual tertentu untuk menghormati leluhur dan alam yang menjadi sumber kehidupan bersama.

Ritual tersebut, diawali dengan prosesi Mutia Pae, yaitu pembacaan mantra mustika padi di lahan sawah yang akan ditanami kembali. Hal itu adalah simbol harapan, agar padi berikutnya tumbuh subur dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Staf Ahli  Bupati Banggai Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Yulfia Mangendre menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat Banggai.

“Tradisi Mongkaan Pae Bu’o bukan hanya sekadar ritual, tetapi perwujudan nyata kearifan lokal yang perlu kita lestarikan,” terang Yulfia saat membuka Festival Mongkaan Pae Bu’o, di halaman kantor camat Masama, Kabupaten Banggai, Kamis (13/11/2025).

Sementara Camat Masama Hidayat Dulu menyampaikan, ucapan terima kasih karena tradisi masyarakat Andio bisa disaksikan langsung oleh delegasi dari negara lain dan menjadi bagian dari Festival Lipu Celebes.

“Pemerintah Kecamatan Masama akan terus mengembangkan budaya lokal yang menjadi visi misi Bupati Banggai yakni Gerbang Berbudaya,” ujar Hidayat.

Rasa syukur, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, serta penghormatan terhadap alam, yang digambarkan dalam ritual mongkaan pae bu’o menjadi cermin dari semangat hidup masyarakat suku Andio.

Suku Andio merupakan suku minoritas yang mendiami lembah Gunung Tompotika di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. Penutur Bahasa Andio hanya tersebar di 2 desa dari 14 desa di Kecamatan Masama.

Meski minoritas di antara tiga suku asli yang ada di Kabupaten Banggai: Saluan, Balantak, dan Banggai, eksistensi mereka kini sudah diakui oleh Pemkab Banggai.***/FT

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!