Morut Three Fakta News-Kapolsek Mori Atas, Iptu Saparuddin, menyosialisasikan penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kepada siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Mori Atas, di ruang Perpustakaan SMAN 1 Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Jumat (13/3/2026).
Pada kesempatan itu, Kapolsek menjelaskan secara rinci mekanisme penerimaan anggota Polri, mulai dari prinsip seleksi, tahapan proses rekrutmen hingga persyaratan pendaftaran bagi calon peserta yang ingin mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara maupun Tamtama.
Ia menjelaskan, bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) sehingga seluruh calon siswa (casis) memiliki peluang yang sama untuk lulus tanpa praktik kecurangan.
“Rekrutmen anggota Polri dilakukan secara terbuka dan transparan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi persyaratan dan mampu melalui setiap tahapan seleksi,” kata Saparuddin.
Selanjutnya, Kapolsek menerangkan tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran, verifikasi berkas, pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, pemeriksaan psikologi tahap I dan II, uji kesamaptaan jasmani dan antropometri, pemeriksaan mental kepribadian, hingga sidang terbuka penentuan kelulusan.
Ia juga memotivasi para siswa-siswi, agar berani bercita-cita menjadi anggota Polri meski berasal dari daerah terpencil. Menurutnya, latar belakang keluarga maupun tempat asal bukanlah penghalang untuk meraih impian selama memiliki tekad dan persiapan yang matang.
“Saya sendiri lahir dan besar di desa dari keluarga petani. Sejak kecil saya bercita-cita menjadi anggota Polri dan mempersiapkan diri dengan baik, baik administrasi maupun fisik. Alhamdulillah saya bisa lulus dan sekarang berdiri di hadapan adik-adik semua,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut, dapat memberikan pemahaman sekaligus memotivasi para siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini jika ingin mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.*/PAR
















