Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Dinas Ketapang Banggai Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Jelang Hari Besar Keagamaan

148
×

Dinas Ketapang Banggai Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Jelang Hari Besar Keagamaan

Share this article

Banggai Three Fakta News-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), menggelar pasar murah, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan, Tahun Baru Imlek, Hari Raya Nyepi, dan Idul Fitri 2026, di halaman Kantor Dinas Ketapang, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Jumat (13/2/2026)

Pasar murah tersebut bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan serentak di seluruh daerah se-Indonesia. Pembukaan GPM Serentak Nasional digelar secara hibrid dan dihadiri oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman di Jakarta.

Example 300x600

Wakil Bupati (Wabup) Banggai Furqanuddin Masulili, Kepala Perum Bulog Cabang Luwuk Muhammad Sofiyan Sohilauw, bersama perangkat daerah terkait mengikuti seremoni GPM melalui zoom meeting di halaman kantor Dinas Ketapang Banggai.

Dalam sambutannya, Mentan RI, Amran menegaskan, ia mendesak para pengusaha agar tidak menjual bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Tidak boleh ada harga naik. Ikuti aturan. Kalau ada yang menjual di atas HET, cari produsennya dan bila perlu beri sanksi berat, cabut izinnya,” tegas Amran.

Ia juga berpesan, tidak ada alasan untuk menaikkan harga pangan, khususnya beras, karena stok beras pemerintah saat ini sangat mencukupi bahkan menyentuh angka tertinggi sepanjang sejarah.

“Ini mungkin pertama di bulan Februari 2026, stok kita 3,4 juta ton, tidak ada alasan,” ujarnya.

Selain itu kata dia, pemerintah juga telah menyiapkan pasokan beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,5 juta ton.

Di pasar murah Dinas Ketapang Banggai, Bulog memasok beras sebanyak 500 kilogram, gula pasir 1 ton, dan minyak goreng Minyakita 1.000 liter.

Dengan menggunakan kupon, masyarakat antri untuk mendapatkan beras kemasan 5 Kilo gram (Kg) yang dijual seharga Rp60.000. Sementara gula pasir dijual Rp14.000 per Kg, Minyakita Rp10.000 per liter. Selain itu tersedia juga bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai keriting, dan aneka sayuran dengan harga terjangkau.*/PAR

(Sumber Tim Liputan DKISP) Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!