Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

TNI-Polri Bersama Pemkab Touna Gelar Apel Siaga Tanggab Darurat Bencana

54
×

TNI-Polri Bersama Pemkab Touna Gelar Apel Siaga Tanggab Darurat Bencana

Share this article
Oplus_16908288

Touna Three Fakta News- TNI, Polri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-Una (Touna), menggelar apel siaga kesiapan dalam rangka tanggap darurat bencana, di halaman Mapolres Touna, Rabu (5/11/2025).

Dalam sambutannya, Wakapolres Touna, Kompol Mulyadi membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencananya sangat tertinggi.

Example 300x600

Menurutnya, prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak mulai bulan November 2025 sampai Januari 2026.

“Meningkatnya curah hujan tersebut berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi,” tutur Wakapolres.

Mulai bulan November 2025 lanjutnya, juga terdeteksi adanya fenomena La Niña, yang meski diprediksi lemah, akan berpengaruh terhadap peningkatan intensitas hujan di wilayah selatan Indonesia, termasuk sebagian Sulawesi.

“Tujuan apel ini untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana dari seluruh instansi yang terlibat, sekaligus memperkuat sinergitas,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kecepatan dan ketepatan respons adalah faktor utama keberhasilan penanganan bencana. Kapolri juga  memberikan penekanan kepada TNI, Polri dan instansi terkait untuk deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana berkolaborasi dengan BMKG.

“Kesiapan Sarana dan Prasarana (Sarpras) berupa alat evakuasi dan logistik harus dipastikan tersedia. Kedepankan quick response dalam evakuasi, penyaluran bantuan, dan trauma healing,” ujarnya.

Selain itu sambungnya, agar meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan seluruh stakeholder terkait melaksanakan tugas kemanusiaan dengan empati, humanis, dan profesional.

Ia menyebut, negara selalu hadir untuk melindungi setiap rakyat Indonesia dalam setiap situasi, terutama dalam menghadapi masa-masa sulit. 

“Tugas ini bukan sekadar tanggung jawab, melainkan juga panggilan moral dan wujud pengabdian tulus terhadap kemanusiaan,” tandas Wakapolres mengakhiri amanat Kapolri.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!