Parimo Three Fakta News-Sesosok mayat pria bernama Rustam (39) ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia, di dalam selokan, di Dusun II, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Senin pagi (27/4/2026).
Peristiwa tersebut segera menarik perhatian warga sekitar, sehungga aparat desa bersama unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Jenazah berhasil diangkat ke pinggir jalan oleh Kepala Desa Beringin Jaya Budi Supeno, Bhabinkamtibmas Bripka Andi Irsyak, serta Babinsa Serda Budi Erwanto, dengan bantuan warga.
Tak lama berselang, Kanit Reskrim Polsek Bolano Lambunu, Aiptu Rasid DJ Kau, tiba di lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Lambunu I di Desa Wanamukti menggunakan mobil ambulans untuk penanganan medis.
Pihak keluarga korban tiba di Puskesmas dan memutuskan untuk langsung membawa jenazah ke rumah duka di Desa Kotanagaya untuk dimakamkan. Keluarga juga menolak dilakukan visum et repertum dengan alasan korban memiliki riwayat gangguan jiwa serta penyakit epilepsi.
Kapolsek Bolano Lambunu, IPTU Nyoman Jayus Mulyawan menyampaikan, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga terjatuh ke dalam selokan.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi dan kerap berada di sekitar lokasi tersebut,” kata Kapolsek.
Menurutnya, lokasi penemuan mayat itu memang sering dijadikan tempat beristirahat oleh korban, sehingga dugaan korban terjatuh saat penyakitnya kambuh cukup kuat. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
“Kami tetap melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur lain,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit, seperti epilepsi, demi mencegah kejadian serupa.*/PAR

















