Touna Three Fakta News-Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Bupati Tojo Una-Una (Touna) melepas, ribuan warga melaksanakan tradisi pawai obor, dari lapangan sepak bola, Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Minggu (15/2/2026) malam.
Kapolres Touna melalui Kasihumas Iptu Martono, mengatakan, pihaknya telah diterjunkan secara maksimal untuk memastikan seluruh rangkaian syiar Islam berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Pawai obor ini bukan sekadar tradisi, tapi simbol cahaya keimanan dan persatuan umat Islam,” kata Martoni.
Ia memastikan, pengawalan ketat dari pihak kepolisian berjalan aman dan kondudif, karena rute yang dilalui merupakan jalur utama Trans Sulawesi. Mengingat mayoritas peserta adalah anak-anak dan rute pawai melintasi jalur padat kendaraan Trans Sulawesi, aparat Polres Touna memberikan perhatian khusus pada pengaturan lalu lintas, untuk mengamankan jalannya kegiatan pawai obor.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama terkait penggunaan api obor, personel dari Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, dan aparat Polsek jajaran disiagakan di setiap titik kegiatan,” terangnya Martono
Di Kecamatan Ratolindo, kurang lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari santri, tokoh agama, hingga Abnaul Khairaat mengikuti pawai yang dilepas oleh Ketua DPRD Touna Gusnar A. Sulaeman. Di wilayah Kecamatan Tojo Barat, pawai berlangsung di Desa Malei Tojo, Ujung Tibu, Tombiano, dan Tatari dengan pengawalan Bhabinkamtibmas.
Sementara di Kecamatan Ulubongka pawai terpusat di Desa Tanpanombo, melibatkan para pemuda masjid (Risma) yang berjalan kaki melintasi jalan Trans Sulawesi. Di Kecamatan Ampana Tete diwarnai oleh partisipasi dunia pendidikan, di mana ratusan siswa-siswi dari Sekolah Rakyat (SR) Kajulangko dan KKG Gugus 2 Permata Indah memadati jalan dengan obor di tangan.*/PAR
















