Touna Three Fakta News-Insiden kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Pulau Salaka, Desa Kavetan, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) membuat panik warga setempat. Api yang bersumber dari salah satu kios tersebut dengan cepat merambat hingga menghanguskan lima unit rumah warga lainnya, pada Selasa (10/3/2026) malam.
Kapolsek Una-Una, IPTU Sodang Datuan mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut dipicu oleh aktivitas bermain petasan di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi, api mulai berkobar sekitar pukul 21.00 Wita.
“Kebakaran di Dusun Pulau Salaka ini, dipicu oleh petasan jenis gasing yang dimainkan anak-anak. Petasan tersebut masuk ke dalam kios milik Kadir dan menyambar jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite,” kata Kapolsek.
Akibatnya kata dia, percikan api dari BBM tersebut langsung memicu kobaran api besar. Saksi mata di lokasi, Masna (72), sempat berteriak histeris meminta pertolongan sambil menyelamatkan kedua cucunya saat api mulai melahap isi kios.
Menurutnya, karena material bangunan yang mudah terbakar, api merambat cepat ke rumah-rumah tetangga, yakni milik Mustondong, Isa, Salima, dan Gafar Harson. Warga setempat, termasuk yang datang menyeberang pulau menggunakan perahu, bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya di tengah kepanikan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, saksi atas nama Masna mengalami luka bakar pada kedua jari kakinya saat menyelamatkan diri. Untuk kerugian materiil, diperkirakan mencapai total Rp850.000.000 Juta,” terang Kapolsek.
Ia menuturkan, rincian kerugian terbesar dialami oleh Kadir ditaksir Rp500 juta, Mustondong sebesar Rp150 juta, serta tiga rumah warga lainnya dengan kerugian bervariasi antara Rp40 Juta hingga Rp100 Juta.
Pasca-kejadian lanjutnya, pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Polisi kini telah memasang garis polisi (police line) di area reruntuhan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah mengamankan barang bukti dan mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi di lapangan. Saat ini lokasi sudah dalam pengawasan Polisi guna memastikan situasi tetap kondusif,” tandas Kapolsek.*/PAR
















