Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Polres Touna Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026

101
×

Polres Touna Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026

Share this article
Oplus_16908288

Touna Three Fakta News-Menjelang Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral, dalam kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026, di aula Endra Dharmalaksana, Kamis (12/3/2026).

Rakor yang dipimpin  oleh Wakapolres Touna Kompol Mulyadi, didampingi Kasat Pol PP Herlina Leonita mewakili Bupati Touna tersebut, menjadi ajang penyatuan persepsi antarinstansi demi menjamin kenyamanan masyarakat.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Wakapolres menekankan, kesuksesan pengamanan lebaran tahun 2026, sangat bergantung pada kualitas koordinasi di lapangan. Rakor tersebut sebagai langkah krusial untuk memperkuat sinergitas antara Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Touna, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Rapat ini adalah instrumen penting untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah strategis. Kita harus mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, baik pada arus mudik maupun arus balik,” kata Kompol Mulyadi.

Ia menginstruksikan kepada seluruh pihak, untuk peka terhadap potensi gangguan keamanan, keselamatan, serta ketertiban lalu lintas. Ia berharap dukungan penuh dari semua sektor agar Operasi Ketupat Tinombala 2026 berjalan optimal.

“Tujuan utama kita adalah memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang merayakan Idul Fitri di wilayah hukum Polres Touna,” pesan Wakapolres 

Selanjutnya Wakap Satintelkam dan Bagops, memaparkan peta kerawanan teknis, mulai dari ancaman pembobolan rumah kosong yang ditinggal pemudik, pengawasan distribusi bahan pokok untuk mencegah penimbunan, hingga pemantauan isu provokatif di media sosial.

Dari sisi teknis lapangan, Polres Touna menyiagakan lima titik pos pengamanan yang terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pospam), satu Pos Pelayanan (Posyan), dan satu Pos Terpadu yang melibatkan personel gabungan lintas sektoral. 

Operasi Ketupat Tinombala 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung selama 13 hari dengan fokus utama pada pusat keramaian, jalur mudik, dan objek wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung signifikan.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!