Banggai Three Fakta News-Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawana mengatakan, pihaknya telah mendirikan sekitar 14 Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, yang tersebar di sepanjang jalur utama, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara terutama pemudik.
“Kami mendirikan satu Pos Terpadu, 10 Pospam dan 3 Posyan yang tersebar di sejumlah titik mulai dari barat hingga wilayah timur yang dapat dimanfaatkan pengendara dari dalam dan luar kota,” kata Kapolres diruang kerjanya, Kamis (12/3).
Menurutnya, saat pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026, pihaknya melibatkan berbagai kalangan mulai dari TNI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, dan forum relawan.
Termasuk juga kata dia, melibatkan Basarnas, BNPB dan GMKG untuk memetakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi dengan membuat pemetaan wilayah rawan.
Ia menjelaskan terdapat 48 titik rawan bencana banjir dan 8 titik tanah longsor yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Banggai. Longsor berpotensi di Desa Balingara, Nuhon, Desa Huhak dan Desa Lontio di Bunta, Desa Pakowa, Pagimana, Desa Pangkalaseang, Balantak Utara, Desa Salodik, Luwuk Utara, Desa Gunung Keramat dan Desa Lembah Keramat di Toili Barat.
Sedangkan wilayah yang paling banyak titik potensi banjir lanjutnya, yakni Kecamatan Bunta, Kecamatan Bualemo, Kecamatan Batui, Kecamatan Batui Selatan, Kecamatan Moilong, Kecamatan Toili dan Kecamatan Toili Barat.
“Beberapa Posko yang dibangun di sepanjang jalur mudik akan memberikan pelayanan pada masyarakat. Tentunya kami All Out dalam pengamanan Idulfitri,” tandas Kapolres.*/PAR
















