Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Polda Sulteng Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri

97
×

Polda Sulteng Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri

Share this article

Palu Three Fakta News-Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026, persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, di salah satu hotel di Palu, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng menyampaika,  bahwa perayaan Idul Fitri 1447 H merupakan agenda nasional yang setiap tahun memicu peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan.

Example 300x600

“Momentum Idul Fitri ini dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, bersilaturahmi, berlibur, dan berkumpul bersama keluarga,” kata Kapolda. 

Menurutnya, hal tersebut tentu berdampak pada meningkatnya aktivitas dan pergerakan masyarakat secara masif. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama masa mudik lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 50,6 persen dari total populasi atau sekitar 143,9 juta orang.

“Olehnya itu, Rakor Lintas Sektoral ini dinilai penting untuk memperkuat koordinasi antar instansi sekaligus mengevaluasi kesiapan pengamanan, termasuk rekayasa lalu lintas serta langkah-langkah antisipasi lainnya guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” terangnya.

Dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026 kata dia, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 3.739 personel gabungan, yang terdiri dari 1.566 personel Polri, 399 personel TNI, dan 1.774 personel dari instansi serta stakeholder terkait. Operasi Kepolisian terpusat itu akan berlangsung selama 13 hari kedepan, mulai  dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 mendatang.

Untuk menunjang pengamanan lanjutnya, Polda Sulteng, akan mendirikan 92 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres/Ta jajaran. Pos tersebut terdiri dari 58 Pos Pengamanan (Pos Pam) yang difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pencegahan tindak pidana, serta penanganan gangguan keamanan.

Kemudian sambungnya, sebanyak 19 Pos Pelayanan (Pos Yan) yang menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, seperti informasi perjalanan, bantuan medis, hingga tempat istirahat bagi para pemudik. Untuk 15 Pos Terpadu akan dioperasikan bersama lintas instansi untuk memberikan pelayanan terintegrasi, termasuk pemeriksaan kesehatan pengemudi guna mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Seluruh pos tersebut akan mengamankan 4.630 objek pengamanan, meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan Operasi Ketupat Tinombala 2026. Ia meminta seluruh instansi segera melakukan inventarisasi potensi kerawanan serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi sejak dini.

Ia juga  mengingatkan stakeholder, agar meningkatkan koordinasi dan menghilangkan ego sektoral, dengan mengedepankan komunikasi, kolaborasi, serta kerja sama lintas instansi. Upaya edukasi kepada masyarakat terus digencarkan melalui media sosial (medsos), media elektronik, maupun media cetak terkait pentingnya mudik yang aman dan tertib.

Dikatakan, pengawasan distribusi bahan pokok dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) turut menjadi perhatian guna menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan selama periode Lebaran. Pengamanan juga akan difokuskan di sejumlah titik strategis seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta area transportasi publik seperti pelabuhan, terminal, dan bandara.

Pada kesempatan itu, Kapolda mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan dan potensi aksi terorisme.

“Melalui koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di wilayah Sulteng dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” tandas Kapolda.

Dalam kesempatan itu, sejumlah instansi terkait memaparkan kesiapan dukungan dalam operasi pengamanan lebaran tersebut, di antaranya Pertamina, PLN, Basarnas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sutleng, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!