Palu Three Fakta News-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menghadiri, buka puasa bersama Sulteng Nambaso yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dan TNI-Polri serta masyarakat, di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Jumat (6/3/2026)..
Puluhan ribu warga memadati halaman Kantor Gubernur, untuk mengikuti buka puasa bersama yang menjadi ajang silaturahmi besar antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menyampaikan, kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Sulteng.
“Hal ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi yang baik danvhangat di bulan suci Ramadan,” kata Gubernur.
Sementara itu, Kapolda Sulteng menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama dengan Sulteng Nambaso tersebut, memiliki filosofi yang sangat baik dalam mewujudkan Sulteng yang besar, hebat, dan luar biasa.
Menurutnya, ciri daerah yang besar dan hebat adalah adanya kekompakan, kebersamaan, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dengan bersatunya semua unsur, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, pelajar, tokoh masyarakat maupun ulama dalam kegiatan tersebut, tentu menjadi hal yang sangat positif untuk membangun Sulawesi Tengah yang lebih baik,” ujarnya.
“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Sulteng khususnya Kota Palu, yang mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia menuturkan, bahwa sejak awal Ramadan hingga saat ini dirinya belum mendengar adanya suara petasan maupun kejadian tawuran yang kerap terjadi di beberapa daerah lain.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sulteng, khususnya di Kota Palu,” ucapnya.
Selama bulan Ramadan kata dia, situasi sangat kondusif, belum mendengar adanya petasan maupun tawuran antar kelompok, dan hal itu harus dipertahankan agar suasana Ramadan tetap sejuk dan damai.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan pesan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulteng, agar seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi bahaya narkoba.
Ia menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya antara Polda Sulteng dengan Komisi III DPR RI, diketahui bahwa Sulteng termasuk dalam tiga besar daerah dengan tingkat pengguna narkoba tertinggi di Indonesia.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Olehnya itu, sesuai pesan dari Kepala BNN Sulteng, mari kita jauhi narkoba dan bersama-sama berjuang agar Sulteng bisa bebas dari narkoba,” pesannya.
Ia berharap dengan semangat kebersamaan dan niat yang tulus di bulan suci Ramadan, seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga keamanan serta mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Dengan situasi kamtibmas yang kondusif, InsyaAllah pembangunan di Sulteng, khususnya di Kota Palu, dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Ia menyebut, program-program Gubernur Sulteng yang luar biasa tentu akan bisa terwujud demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulteng.
Diketahui, Polda Sulteng telah menyosialisasikan bahaya narkoba kepada sekitar 5.700 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Palu, sebagai langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.*/PAR
















