Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI POLRI

Wakapolda Sulteng Pimpin Apel Gelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026 

125
×

Wakapolda Sulteng Pimpin Apel Gelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026 

Share this article

Palu Three Fakta News-Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr Endi Sutendi, diwakili Wakapolda Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, memimpin apel gelar pasukan operasi keselamatan tinombala 2026, di lapangan apel Mapolda Sulteng, Senin (2/2/2026).

Operasi kepolisian terpusat dengan sandi kewilayahan “Operasi Keselamatan Tinombala 2026” dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 mendatang.

Example 300x600

Operasi Keselamatan Tinombala 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”, dengan tujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Wakapolda membacakan amanat Kapolda Sulteng mengatakan, bahwa keberhasilan jajaran Polda Sulteng dalam pelaksanaan Operasi Lilin Tinombala 2025 lalu menjadi dasar penting untuk terus meningkatkan kinerja pengamanan dan keselamatan berlalu lintas.

“Tercatat, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan dari 55 kejadian pada tahun 2024 menjadi 53 kejadian di tahun 2025 atau turun sebesar 3,63 persen,” terang Wakapolda.

Ia menjelaskan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan, dari 12 jiwa pada tahun 2024 menjadi 5 jiwa di tahun 2025 atau turun sebesar 58,33 persen.

Olehnya kata dia, dalam pelaksanaan operasi kali ini, pihaknya melibatkan sebanyak 1.020 personel, yang terdiri dari 199 personel Polda Sulteng dan 821 personel Polres/Polresta jajaran.

“Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile,” tuturnya.

Ia menekankan kepada seluruh personel yang terlibat, agar melaksanakan tugas operasi dengan tulus dan ikhlas serta tidak melakukan pungutan liar, korupsi, kolusi, dan nepotisme. Mengoptimalkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas.

Wakapolda juga meminta agar para personel yang terlibat diarahkan untuk melaksanakan edukasi dan sosialisasi Kamseltibcarlantas secara intensif kepada seluruh elemen masyarakat, melaksanakan kegiatan ramp check bersama instansi terkait di lokasi strategis di luar terminal atau pool bus, serta melakukan penegakan hukum lalu lintas secara tegas namun tetap humanis dengan memanfaatkan sistem elektronik.

Pada kesempatan itu, Wakapolda mengajak seluruh personel untuk menjadikan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 sebagai momentum meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis,” imbuhnya. 

Ia juga berpesan, jadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan dan mampu menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulteng, di antaranya Gubernur Sulteng diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr Farid Rifai, Ketua DPRD Provinsi Sulteng diwakili Wakil Ketua Komisi I Ir Elisa Bunga Allo, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng iwakili Wakajati I Imanuel Rudy Pailang, Danlanal Palu yang diwakili Dandenpomal Mayor Laut (PM) Adanto Tri Satyono, Danpomdam XIII/2 Palu diwakili Dandenpom Letkol Cpm Muhamad Hadian.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!