Palu Three Fakta News-Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Endi Sutendi, melepas secara simbolis bantuan sembako kepada korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di pulau Sumatera Utara (Sumut), dari halaman lobi Mapolda Sulteng, Kamis (4/12/2025).
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmy Kwarta Kusuma Rauf, Irwasda, serta seluruh pejabat utama Polda Sulteng dan pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan itu, Kapolda Sulteng mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas keluarga besar Polda Sulteng untuk saudara-saudara di pulau Sumut, sebagai bagian dari nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.
Ia menyebut, meski jarak yang memisahkan, namun kepedulian tidak boleh padam. Ia berharap paket bantuan sembako tersebut dapat membantu meringankan beban korban banjir dan tanah longsor, sekaligus memberikan dorongan moral agar mereka tetap kuat dan mampu kembali bangkit.
Bantuan yang disiapkan untuk dikirim ke wilayah terdampak kata dia, terdiri dari 30 ton beras, 1.500 selimut, 1.500 tikar, 3.000 dus mie instan, 3.000 dus air mineral, perlengkapan bayi 3.000 dus, obat-obatan, hingga perlengkapan kebersihan dan uang tunai sebesar Rp500 juta rupiah.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita dan bisa dimanfaatkan mereka yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut,” harap Kapolda.
Ia memastikan, seluruh bantuan tersebut akan disalurkan melalui jalur resmi penanggulangan bencana, untuk menjamin pendistribusian berlangsung cepat, tertib, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan para pengungsi.
Ia juga mengajak masyarakat luas untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah bencana. Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian bersama menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia untuk tetap tangguh menghadapi berbagai situasi.
“Penyerahan bantuan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya rasa persatuan antarwilayah di tanah air. Saya berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat membawa secercah harapan baru bagi warga yang tengah dilanda banjir dan tanah longsor di pulau Sumut,” tandas Kapolda.*/PAR
















