Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme

85
×

Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme

Share this article

Parimo Three Fakta News-Satgas II Preemtif Ops Madago Raya, melakukan sambang dan silaturahmi kepada warga, untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan tumbuh kembangnya paham radikalisme kepada warga, di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Mautong (Parimo), Rabu (19/11/2025).

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong, AKP Zulkufran bersama anggotanya melakukan sambang dan silaturahmi dengam system door to door ke rumah tokoh masyarakat di Dusun 3. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga dalam menjaga situasi keamanan.

Example 300x600

AKP Zulkufran mengatakan, pendekatan personal menjadi salah satu upaya preemtif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terkait bahaya radikalisme dan intoleransi.

“Masyarakat perlu dilibatkan secara aktif agar upaya pencegahan paham radikalisme berjalan optimal,” kata Zulkufran.

Pada kesempatan itu, AKP Zulkufran menemui Rusli, selaku tokoh masyarakat Desa Toboli, dan mengajak untuk terus membangun komunikasi serta bekerja sama menjaga kondusifitas wilayah, terutama dari potensi masuknya paham radikalisme.

“Saya berharap para tokoh masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam memberi pemahaman kepada warga agar tidak mudah dipengaruhi paham yang bisa memecah persatuan,” ujarnya.

Ia berharap, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat terus menguat. Pendekatan humanis dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, harmonis, dan terbebas dari pengaruh paham radikalisme.

Tokoh Masyarakat, Rusli menyambut baik kedatangan personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Ia mengapresiasi atas upaya kepolisian yang turun langsung mendengarkan aspirasi dan memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya kewaspadaan.

“Saya berkomitmen untuk mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi,” tegasnya.

Menurutnya, tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keamanan  lingkungan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.*/PAR

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!