Palu Three Fakta News-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar ajang Offroad Adventure, dalam menjajal jalur ekstrem hingga lintasan wisata alam, di Mako Satbrimob Polda Sulteng, Jumat (14/11/2025).
Ajang bergengsi tersebut, diikuti ratusan peserta dari berbagai komunitas offroad untuk menjajal jalur ekstrem hingga lintasan wisata alam, dengan menghadirkan tiga kategori utama, yakni Extreme 4×4, Jalur 4×4, dan Overland.
Dalam ajang tersebut terdapat 18 mobil di kategori Extreme 4×4, 29 mobil di Jalur 4×4, serta 59 mobil pada kategori Overland. Selain itu juga diikuti sebanyak 35 kendaraan tambahan totalnya mencapai 141 unit mobil.
Pada kesempatan itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi secara resmi melepas para peserta offroader, dari halaman Mako Satbrimob Polda Sulteng, yang disambut antusias para peserta serta pegiat otomotif yang telah memadati lokasi.
Kapolda Sulteng menyampaikan, kegiatan Offroad Adventure tersebut, bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarpecinta otomotif dan jajaran kepolisian, dan berharap kegiatan tersebut menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“Selain untuk memeriahkan HUT ke-80 Brimob Polri, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana mengasah kemampuan para offroader,” kata Kapolda.
Sementara Pembina Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF), Kombes Heni Agus Sunandar menyampaikan, jalur yang disiapkan kali ini menggabungkan tantangan alam dan keindahan panorama Sulteng.
Kombes Heni yang juga selaku Kaops Madago Raya menambahkan, antusiasme para peserta menjadi bukti bahwa kegiatan offroad memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga menjadi ruang bagi komunitas untuk berkembang dan berkontribusi positif bagi daerah,” ujar Heni.
Dengan melibatkan ratusan peserta, kegiatan Offroad Adventure HUT ke-80 Brimob Polri tersebut menjadi salah satu ajang terbesar tahun 2025 di wilayah Sulteng. Para peserta dijadwalkan menempuh rute selama tiga hari hingga 16 November 2025 mendatang, sebelum kembali finish di titik yang telah ditentukan panitia.*/PAR
















